Beranda News Ancaman Hacker Ubah Hasil Pemilu, Menko Polhukam “Kita Bukan Orang Bodoh”

Ancaman Hacker Ubah Hasil Pemilu, Menko Polhukam “Kita Bukan Orang Bodoh”

104
0
Ancaman Hacker Ubah Hasil Pemilu, Menko Polhukam
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (18/12/2018) *Doc: CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com

ZERO.id – Ancaman Hacker Ubah Hasil Pemilu, Menko Polhukam “Kita Bukan Orang Bodoh”. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan tidak khawatir pelaksanaan Pemilu 2019 terganggu menyusul informasi banyak hacker menyasar website KPU RI. Baca juga: Penyebab Facebook & Instagram Down

Menurutnya, orang-orang di pemerintahan dan lembaga negara lainnya bukan sosok yang gagap teknologi (gaptek).

Mereka, termasuk KPU dan Bawaslu sebagai lembaga pelaksana Pemilu paham betul high technology dan tentu sudah membaca peta serangan siber tersebut.

“Ya Kita pun bukan orang bodoh. Soal-soal high technology tersebut juga KPU dan Bawaslu telah mewaspadai, hal tersebut” kata Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Maka, Wiranto menegaskan anggapan bahwa semua peretas punya perangkat yang begitu modern dan dapat mengubah hasil penghitungan suara, tidak bakal pernah terjadi.

“Jadi tidak uah khawatir jika ada isu seakan terdapat hacker yang begitu canggih, yang bisa menyulap hasil penghitungan suara seenaknya,” ujarnya.

Jika para peretas yang berasal dari dalam dan luar negeri ini dapat mengacaukannya, maka dari dulu tidak bakal ada penyelenggaraan pesta demokrasi di seluruh dunia.

Sebab pelaksanaan dan proses panjang berbulan-bulan bakal menjadi sia-sia bila peretas dapat mengotak-atik hasilnya.

“Karena jika itu bisa dilakukan di seluruh dunia, ya nggak usah mengadakan Pemilu sebab percuma kan,” ungkap mantan Panglima TNI itu.

Wiranto mengatakan, pemerintah sudah melakukan upaya-upaya dalam rangka mengantisipasi peretasan itu.

Pemerintah pun menjamin peretas tidak akan dapat mengganti hasil Pemilu.

Meski tak menyatakan secara rinci, tetapi hal yang pasti yakni proses penghitungan suara di KPU dilaksanakan secara manual berjenjang, dan dilaporkan lewat berita acara. (Andrew Hidayat/ZERO.id)

Sumber: www.tribunnews.com

Penulis: Pengalaman Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here