Beranda News Ini Kronologi Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati Zidemi, Di Perkosa, Ditinggal Tewas tanpa...

Ini Kronologi Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati Zidemi, Di Perkosa, Ditinggal Tewas tanpa Ditutupi

63
0
Pendeta Melindawati Zidemi, diperkosa sebelum dicekik sampai mati (Tribun Manado)
Pendeta Melindawati Zidemi, diperkosa sebelum dicekik sampai mati (Tribun Manado)

Dirudapaksa Ditinggal Tewas Tanpa Ditutupi, Ini Kronologi Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati Zidemi.

Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, masih berupaya mengejar dua orang yang menjadi pelaku pembunuhan serta pemerkosaan terhadap calon pendeta Melindawati Zidemi (24).

Baca juga: Pendeta Muda Melindawati Zidemi Dibunuh Karena Dendam

Seperti diketahui, korban ditemukan tak bernyawa dalam keadaan tanpa busana di areal PT PSM Divisi 3 Blok F19 Dusun Sungai Baung, Desa Bukti Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (26/3/2019).

Mengutip Kompas.com, Selasa (26/3/2019) Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menjelaskan, Nita Pernawan (9) bocah yang selamat dari pembunuhan ini menceritakan kronologisnya kepada pihak berwajib.

Baca juga: Calon Pendeta Diperkosa dan Dibunuh, Saksi Banyak DIam

Awalnya Nita dan Melindawati berangkat dari Divisi 4 dengan menggunakan sepeda motor menuju ke Pasar Jeti, Senin (25/3/2019).

Lantas pada jam 17.00 WIB di hari yang sama keduanya pulang menuju camp di Divisi 4.

Tapi ditengah jalan tepatnya di Divisi 3, kedua korban dihadang oleh dua orang bersenjatakan batang kayu balok.

Kedua penghadang tersebut juga menggunakan topeng.

Baca juga: Usai Diperkosa, Wanita Calon Pendeta Dicekik Pelaku hingga Tewas

“Kemudian korban berhenti, lalu korban dihampiri oleh dua orang diduga pelaku dengan ciri-ciri berbadan kurus dengan tinggi kurang lebih 165 cm menggunakan baju hitam dan memakai penutup wajah,” kata Supriadi.

Kedua wanita itu lantas diseret oleh dua pelaku ke dalam areal perkebunan sawit.

Di sana keduanya dicekik serta tangan diikat dengan ban dalam motor.

Cekikan itu membuat Nita pingsan dan dibuang di semak-semak sekitar.

Sedangkan sang calon pendeta Melindawati Zidemi bernasib tragis.

Ia diduga diperkosa terlebih dahulu oleh kedua pelaku sebelum akhirnya dicekik sampai tewas.

“Korban diduga sebelum di bunuh diperkosa terlebih dahulu, karena pada saat ditemukan dalam keadaan tidak menggunakan celana dan baju bagian atas terbuka,” ujar Supriadi.

“Selanjutnya korban Melindawati dicekik hingga meninggal, kemudian mayatnya diseret dan dibuang di TKP ke-2 yang berjarak lebih kurang 100 meter dari TKP pertama,” tambahnya.(*)

Pertanda Sebelum Meninggal, Tubuh Akan Keluarkan Bunyi Berderak, Ini 7 Tanda Lainnya

Kematian merupakan sesuatu hal yang tak dapat dihindari.

Namun bisakah kita mengetahui kapan momen itu akan segera datang?

Tentunya hanya sang ilahi yang mengetahui kapan persisnya ajal kita akan menjemput.

Namun bukan berarti tanda-tanda kematian tidak bisa kita ketahui.

Seorang ahli mengatakan, suara ‘geletuk kematian’ merupakan tanda pasti seseorang akan meninggalkan dunia ini dalam waktu 23 jam ke depan.

Fenomena ini terjadi ketika seseorang tidak lagi mampu untuk menelan, batuk, atau membersihkan ludah dan lendir dari tenggorokannya.

Menurut dr. Daniel Murrell, dari University of Alabama, seseorang yang akan mendekati ajal, napasnya mulai berbeda. Dan suara berderik adalah salah satunya.

Suara geletuk kematian ini berbeda-beda. Bisa seperti suara berderak atau merintih. Meskipun sepertinya menyeramkan, namun seseorang yang mengeluarkan suara tersebut, tidak merasakan sakit sama sekali.

“Setelah suara geletuk terdengar, kemungkinan ia hanya bisa bertahan selama 23 jam ke depan,” ujar Murell.

Perawat biasanya akan mengarahkan pasien sekarat ke arah samping lalu membasahi dan menyeka mulut mereka. Selanjutnya, perawat mengangkat kepala pasien untuk melancarkan sekresi.

Tanda-tanda seseorang akan menemui ajalnya

Selain suara gemeletuk tadi, tanda seseorang mendekati kematian, meliputi hal berikut:

  • Kebingungan
  • Sering menguap – untuk mengambil oksigen
  • Mudah mengantuk
  • Beberapa kali tak sadarkan diri
  • Memiliki bau yang berbeda
  • Gelisah
  • Memar berwarna kegelapan

Tahun lalu, dr. Cameron Shaw, ahli saraf ternama, menunjukkan apa yang dilihatnya 30 detik sebelum pasien meninggal.

Dr. Shaw mengatakan, kita akan kehilangan diri sendiri, humor, dan kemampuan berpikir jernih. Itu semua terjadi selama 10 hingga 20 detik. Dr. Shaw mendapat kesimpulan ini setelah membedah otak pasien wanita. (*)

3 Fase Kematian Dialami Manusia Sebelum Ajal Sesungguhnya Menjemput, Ini Pertandanya 

Ada pertemuan, pasti ada perpisahan.

Maka ada kehidupan tentu ada kematian.

Setidaknya manusia yang pernah hidup pasti takut akan yang namanya kematian.

Bagi yang percaya, kematian justru adalah awal dari kehidupan abadi di Akhirat kelak.

Namun jarang diketahui khalayak jika seorang manusia bisa mengalami 3 fase kematian sebelum dinyatakan benar-benar meninggal.

Mengutip dari suar.grid.id dan Kompas.com Selasa (19/2) tiga fase itu adalah mati klinis, mati otak dan mati biologis.

1. Mati klinis

Mati klinis atau yang dikenal dengan mati suri ini ditandai dengan berhenti beroperasinya sistem pernapasan dan jantung manusia.

Pada fase ini impuls di otak memudar dan panca indera lumpuh alias tidak bereaksi.

Namun pada fase ini seseorang masih bisa hidup lagi atau yang dikenal dengan istilah near-death experience (NDE) atau mati suri.

Caranya dengan memberikan nafas buatan, pengunaan defibrilator dan tindakan medis lainnya.

Akan tetapi semua itu belum tentu bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang sudah dinyatakan mati klinis.

2. Mati Otak

Di fase kedua ialah Mati Otak.

Pada fase ini semua fungsi otak berhenti total.

Akan tetapi organ lain macam jantung dan pernapasan masih hidup.

Biasanya pada fase mati otak, pasien masih bisa bertahan hidup dengan perlatan medis.

Mirisnya, orang yang mengalami fase mati otak biasanya organ-organ tubuh mereka bakal diambil untuk keperluan cangkok bagi yang masih hidup.

Karena jika sudah fase mati otak seseorang tak akan bisa hidup lagi.

3. Mati Biologis

Ini yang biasanya kita temui sehari-hari.

Kematian biologis ialah kematian dari milyaran sel-sel tubuh manusia.

Jasad akan menunjukkan bercak-bercak ditubuhnya karena tak ada proses regenarasi sel, kaku dan mulai proses pembusukan.

Pada fase ini sudah tidak diragukan lagi bahwa makhluk hidup sudah mati.

Nah, jika seseorang tidak sadarkan diri maka dokter akan memeriksanya untuk menentukan apakah pasien mengalami mati klinis, mati otak atau mati biologis. (*) (Andrew Hidayat/ZEROid)

Sumber: jambi.tribunnews.com

Penulis: Andrew Hidayat 
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here